FIYLI | BUKU 1

 BUKU : https://repository-penerbitlitnus.co.id/id/eprint/108/1/PENGANTAR_PENELITIAN_SOSIAL.pdf





BAB 1 | Penelitian Sosial

Bab ini menjelaskan bahwa penelitian sosial merupakan kegiatan ilmiah yang dilakukan untuk memahami fenomena sosial yang terjadi di masyarakat. Penelitian sosial bertujuan untuk menemukan fakta, menjelaskan hubungan antar gejala sosial, serta mencari solusi dari permasalahan sosial. Penelitian dilakukan secara sistematis, objektif, dan menggunakan metode ilmiah agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

BAB 2 | Jenis Penelitian Sosial

Bab ini membahas berbagai jenis penelitian sosial yang dapat digunakan dalam penelitian. Jenis penelitian dapat dibedakan berdasarkan tujuan, metode, dan pendekatannya. Ada penelitian kualitatif yang menekankan pemahaman mendalam terhadap fenomena sosial, dan penelitian kuantitatif yang menggunakan data angka dan analisis statistik. Selain itu terdapat penelitian eksploratif, deskriptif, dan eksplanatif yang masing-masing memiliki tujuan berbeda dalam penelitian sosial.

BAB 3 | Pendekatan Penelitian Sosial

Menjelaskan tentang pendekatan yang digunakan dalam penelitian sosial, yaitu pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Pendekatan kuantitatif lebih menekankan pada pengukuran, angka, dan analisis statistik, sedangkan pendekatan kualitatif lebih menekankan pada pemahaman makna, proses sosial, dan interpretasi terhadap fenomena sosial. Pemilihan pendekatan penelitian harus disesuaikan dengan masalah dan tujuan penelitian.

BAB 4 | Proses Penelitian Sosial

Bab ini membahas tahapan atau proses dalam melakukan penelitian sosial. Proses penelitian dimulai dari menentukan masalah penelitian, merumuskan tujuan penelitian, menyusun kerangka teori, menentukan metode penelitian, mengumpulkan data, menganalisis data, hingga membuat laporan penelitian. Semua tahapan tersebut harus dilakukan secara sistematis agar penelitian dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan data yang valid.

BAB 5 | Metode Penelitian Sosial

Bab ini menjelaskan metode yang digunakan dalam penelitian sosial untuk mengumpulkan dan menganalisis data. Metode yang sering digunakan dalam penelitian sosial antara lain observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Pemilihan metode penelitian harus disesuaikan dengan jenis penelitian, tujuan penelitian, dan sumber data yang tersedia agar data yang diperoleh sesuai dengan kebutuhan penelitian.

BAB 6 | Teknik Penentuan Data

Membahas teknik dalam menentukan dan memperoleh data penelitian. Data penelitian dapat berasal dari data primer yang diperoleh langsung dari responden atau lapangan, dan data sekunder yang diperoleh dari dokumen, buku, atau arsip. Dalam bab ini juga dijelaskan tentang teknik sampling atau penentuan sampel agar data yang diambil dapat mewakili populasi penelitian.

BAB 7 | Desain Penelitian

Menjelaskan tentang desain penelitian atau rancangan penelitian yang digunakan sebagai pedoman dalam melakukan penelitian. Desain penelitian berisi tentang variabel penelitian, hipotesis penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data, serta teknik analisis data. Desain penelitian sangat penting karena menjadi rencana kerja penelitian dari awal sampai akhir.

BAB 8 | Instrumen Penelitian

Bab ini membahas instrumen penelitian yaitu alat yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Instrumen penelitian dapat berupa kuesioner, pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian harus memiliki validitas dan reliabilitas agar data yang diperoleh benar-benar sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

BAB 9 | Masalah Penentuan Sosial

Menjelaskan tentang bagaimana menentukan masalah penelitian sosial yang baik. Masalah penelitian harus jelas, spesifik, dapat diteliti, dan memiliki manfaat bagi ilmu pengetahuan maupun masyarakat. Penentuan masalah penelitian merupakan langkah awal yang sangat penting karena akan menentukan arah penelitian selanjutnya.

BAB 10 | Etika Penelitian Sosial
 
Membahas etika dalam melakukan penelitian sosial. Peneliti harus bersikap jujur, tidak memanipulasi data, menghargai responden, menjaga kerahasiaan data, serta tidak merugikan pihak yang diteliti. Etika penelitian sangat penting agar penelitian dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan moral.


Comments

Popular posts from this blog

SISTEM SOSIAL BUDAYA DI KABUPATEN SUMENEP

Sistem Sosial Budaya Keluarga di Kabupaten Sumenep dan Masyarakat Desa Parsanga